Tampilkan postingan dengan label semut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label semut. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Maret 2012

Foto semut bagai di dunia dongeng





Dalam karyanya yang berjudul "Ant Tales", fotografer asal Russia, Andrey Pavlov, menggunakan semut asli untuk menghasilkan foto-foto makro indah yang menggambarkan kehidupan para semut di dunia fantasi ciptaannya.








Semut semut ini tampak seperti di dunia dongeng. Andrey Pavlov menghabiskan waktu berjam jam untuk memfoto dan mendirikan layar layaknya sedang membuat film.






Foto semut semut yang menarik ini digambarkan melakukan pekerjaan yang yag tidak seperti biasanya, seperti Memancing, menjahit dll.






Pavlov mengambil foto-foto semut ini dari sangkar semut yang berjarak hanya beberapa meter dari rumahnya Moskow, Rusia. Ia mengatakan, "Selama 7 tahun terakhir ini saya selalu membawa kamera saya, namun hanya ketika saya telah memiliki anak dan membacakan mereka cerita anak saya menyadari bahwa hal ini adalah hal yang tidak pernah saya lakukan semasa kecil."






"Saat itulah saya memutuskan untuk mengejar hal tersebut dan mulai membuat cerita untuk diri saya sendiri..Sebelum ini saya bekerja di teater yang pengalaman berharga yang dapat digunakan untuk membuat properti, dan saya memilih semut karena saya menghormati mereka dan gaya hidup mereka," ungkap Pavlov mengenai latar belakang ia membuat foto dunia fantasi semut ini.






"Semut sangat peduli akan anak-anak dan sangat menjaga yang tua. Mereka telah hidup sejak jutaan tahun lalu..Inspirasi saya dari manusia namun saya sangat beruntung semut merupakan makhluk yang sangat ingin tahu, yang membuat mereka dapat diajak bekerjasama," jelas Pavlov.


Berikut foto lainnya :


 
 
 
 
 








Sumber : Dailymail, Google Images

Jumat, 06 Januari 2012

Semut Super ciptaan ilmuwan

Sekelompok ilmuwan menciptakan semut prajurit 'super.' Semut monster ini dikembangkan dengan cara mengaktifkan gen kuno pada hewan kecil ini sehingga menciptakan semut dengan kepala dan penjepit berukuran raksasa.


Para ilmuwan ini percaya bahwa monster semut ini bisa jadi pernah hidup jutaan tahun silam. Jika dibandingkan, ukuran semut super ini empat sampai lima kali lebih besar dari semut normal.

http://img515.imageshack.us/img515/7632/13626020120106ants2.jpg

Dengan temuan ini, peneliti menunjukkan bahwa semut biasa dari spesies Pheidole morrisi memiliki gen untuk besar, seperti dikutip dari Dailymail. Mereka hanya butuh dorongan hormon untuk mengubah mereka menjadi semut super. Hasil penelitisan para ahli ini dibeberkan secara deteil dalam Journal Science yang ditulis Dr Rajendhran Rajakumar dari McGill University, Kanada.

http://img580.imageshack.us/img580/5935/630284493ozgpnm11blogma.jpg


Para peneliti ini bisa menciptakan semut prajurit super dengan memoles hormon khusus pada larva semut normal. Larva ini kemudian berkembang menjadi semut prajurit super.

http://img818.imageshack.us/img818/8229/article00f5923a90000057.jpg


Prajurit super ini bisa saja muncul secara alami di dunia liar namun jarang. Di padang pasir Amerika dan Meksiko, super semut ini bertugas melindungi koloni dari serbuan semut penyerang.

http://img714.imageshack.us/img714/9504/article00f59237d0000057.jpg


Semut super menggunakan kepala berukuran jumbo untuk memblok pintu masuk sarang dari serbuan musuh yang datang mendekat.

sumber : Dailymail , Vivanews

Sabtu, 05 November 2011

Hewan-hewan yang Bisa Memprediksi Hujan

Nenek moyang kita pada jaman dahulu selalu memprediksi cuaca berdasarkan tanda tanda alam. Tetapi pernahakah kamu mendengar bila hewan yang dapat memprediksi cuaca? Meskipun sulit untuk dijelaskan, tetapi beberapa hewan mempunyai kemampuan khusus tersendiri untuk memprediksi cuaca dan bahasa yang mengancam.

Berikut hewan yang dapat memprediksi cuaca :


1. Kelelawar

Kelelawar adalah jenis hewan yang tidak suka hujan. Mereka memiliki bulu yang basah dan berat. Jika akan turun hujan, mereka akan tau dan terrbang lebih rendah mencari tempat berlindung.


2. Burung walet / burung gereja


Jika burung burung terbang tinggi berarti cuaca sedang cerah. Jika cuaca mendung atau memburuk, burung ini akan terbang lebih rendah dan kembali kesarangnya untuk berlindung. Kita dapat melihat bagi rumah rumah penangkaran burung walet, di hari mendung, langit langit rumah tersebut pasti di kelilingi burung walet yang pulang ke sarang mereka.


3. Ikan



Sebagian ikan pemakan serangga akan melompat untuk menangkap serangga yang terbang rendah. Ikan lebih suka hari hujan karena akan banyak serangga yang jatuh ke air.


4. Laba-Laba


Jika hari akan hujan, laba-laba akan pergi meninggalkan sarangnya untuk mencari tempate berteduh.

5. Semut


Semut cenderung membuat lubang sarangnya lebih tinggi agar air tidak mudah masuk ke sarangnya. Jika hari akan hujan, semut-semut akan berhenti mencari makanan dan berkumpul dibawah dedaunan.


6. Sapi


Sapi-sapi yang sedang makan di padang rumput yang luas akan berhenti makan dan menunjukkan kegelisahannya. Mereka akan berbondong bondong mencari tempate untuk berteduh.


7. Lalat


Lalat akan bersembunyi dibawah ranting ranting pohon dan masuk ke rumah untuk berteduh.


8. Katak


Pada umumnya, katak akan keluar dari air dan bernyanyi, pertanda hari akan hujan. Biasanya mereka akan keluar dari air dan kawin di tanah yang kering sambil bernyanyi bersama dengan keras.


9. Kupu-kupu


Jika hari akan hujan, kupu kupu akan pergi meninggalkan bunga yang di hinggapi dan kembali ke sarang untuk berteduh. mereka tidak akan keluar sebelum hujan reda.





Senin, 01 Agustus 2011

Kenapa semut berhenti saat bertemu semut lainnya?




Seringkah kalian melihat saat seekor semut bertemu dengan semut lainnya ia akan berhenti sejenak dan seperti menempelkan antenanya satu sama lain ? Saat semut satu bertemu dengan semut lainnya sebenarnya semut itu sedang berpapasan layaknya manusia. Semut yang beradu kepala saat itu juga mereka sebenarnya sedang berkomunikasi antar sesama. Seorang peneliti atau ilmuwan yang bernama Theodore Christian Schneirla di Universitas New York City pernah mengadakan percobaan terhadap semut-semut yang saling berkomunikasi dengan mengambil seekor semut yang diambil lalu ditaruh ke tempat yang berisi makanan.
Lalu semut lainnya ditaruh dalam tempat yang berisikan musuh semut. Kemudian semut-semut ini di amati tingkah laku serta saat semut-semut itu berpapasan dengan semut-semut lainnya di jalan saat berkomunikasi.


Dari penelitian itu Schneirla menyebutkan bahwa bahwa zat kimia yang dikeluarkan dari makanan ataupun dari musuh semut menempel pada semut itu. Jadi, ketika bertemu dengan semut temannya, semut ini akan saling menyapa (bersentuhan). Nah, dengan saling menyapa inilah zat kimia dari semut akan memberi tahu temannya (melalui antena di kepala semut) apakah di lingkungan sekitarnya ada makanan atau ada musuh.


Nah... jadi pertanyaan tentang Alasan Semut Berhenti Ketika Bertemu Semut Lainnya ? telah terjawab kesimpulannya adalah ketika semut bertemu dengan semut lainnya semut-semut ini melakukan interaksi dengan saling beradu antena yang ada di kepalanya memperingatkan semut-semut lainnya apakah ada kawan atau lawan. Bagaimana pendapat anda ?


sumber : kaskus

Jumat, 10 Juni 2011

Semut yang mampu menakhlukkan semut Argentina

Semut musim dingin ketika menyemprotkan racunnya.
Semut Argentina adalah semut yang paling terkenal kekuatannya. Jenis semut ini telah menyebar ke seluruh dunia, terutama berasal dari kapal kapal pengirim gula dari Argentina.


Dimana ada pertempuran antar semut, jika disana ada semut Argentina, pasti semut Argentina yang bakal menang. Oleh karena itu , mereka menguasai banyak belahan tempat di dunia.


Di California, semut Argentina dinyatakan sebagai hama karena ulahnya yang selalu merusak tanaman jeruk para petani.


Namun, keganasan semut Argentina belakangan ini mendapatkan tandingan dari spesies semut lainnya. Siapa itu? Dia ialah semut musim dingin atau disebut Winter Ant.




Semut musim dingin ini memiliki kemampuan beradaptasi lebih baik dengan cuaca yang sangat dingin dari pada serangga lainnya. Mereka membuat racun dalam kelenjar di perut untuk beradaptasi dengan lingkungan dinginnya. Kelenjar itu mengeluarkan obat ketika berada di bawah tekanan ekstrim.


Dari hasil penelitian, ternyata racun yang dikeluarkan oleh semut musim dingin ini mampu 'menjinakkan' semut Argentina. Satu tetes kecil racun semut musim dingin, mampu mengakhiri hidup semut Argentina. Dari percobaan laboratorium, pengujian racun memiliki tingkat membunuh 79 persen.


"Ini adalah kasus pertama kali terdokumentasi dengan baik. Dimana spesies asli yang berhasil melawan semut Argentina," kata Deborah M. Gordon, seorang profesor biologi di Stanford sebagaimana dilansir oleh upi.com, Rabu 8 Juni 2011.


Mahasiswa Gordon inilah yang pertama kali melihat semut-semut musim dingin ini mengeluarkan racunnya. "Pada awalnya, saya tidak percaya," kata dia.



"Ini adalah sekelompok semut yang tidak memiliki penyengat dan Anda tidak melihat mereka bertindak agresif, namun para siswa mampu menunjukkan dengan sangat jelas bahwa semut ini tidak hanya menggunakan racun, tapi kapan mereka menggunakannya, bagaimana mereka menggunakannya dan apa dampaknya."

sumber : vivanews

Minggu, 15 Mei 2011

Foto semut asal Indonesia

Tidak hanya di luar negri, Indonesia juga mempunyai fotografer handal, yaitu seorang yang berasal dari Jakarta yang bernama Robertus Agung Sudiatmoko . Foto foto tersebut diambil saat Robertus dan teman-temannya sedang berburu foto makro di Cibinong, Bogor, Jawa Barat.


Selain 'semut menari ini', Robertus juga berhasil mengabadikan semut lain yang sedang berdiri di atas bebatuan sambil menyilangkan tangannya. Semburan cahaya dari langit yang menyinari dari sisi kiri atas membuat semut ini tampak sedang berdoa.


Berikut fotonya :







sumber : Vivanews

Sabtu, 30 April 2011

Kreatifitas semut api selamat dari bencana banjir

Mungkin selama ini kita tidak berpikir, bagaimana cara kerajaan semut api yang kecil ini masih bertahan hidup ketika dilanda hujan atau banjir yang mereka anggap tsunami itu ?



Ternyata setelah lama diteliti, akhirnya para ilmuwan berhasil memecahkan misteri ini. Ternyata ketika banjir, mereka menempel satu sama lain untuk membuat rakit besar dari tubuh mereka.



Ilmuwan yang berasal dari Amerika meneliti cara mereka agar bertahan hidup dari banjur. Ketika mereka merasakan akan ada banjir, mereka berkumpul satu sama lain dan hanyut bersama air secara massal dan menunggu hingga air mengering. Jumlah mereka bisa mencapai ratusan bahkan ribuan untuk membentuk sebuah "rakit semut" . Pada saat para semut membuat "rakit semut", mereka membutuhkan kurang lebih 2 menit. Semut-semut saling berpegangan, menggunakan cakar, rahang, dan bantalan lengket di kaki mereka, yang mengeluarkan cairan minyak, yang membuat mereka dapat melekat pada permukaan licin. Begitu rakit hidup itu jadi, bentuknya menyerupai kue serabi.





Bagian tubuh terluar semut, yang disebut kutikel, bersifat hidrofobik atau penolak air. Permukaan kasar kutikel membuat semut dapat menahan udara di tubuhnya ketika terendam air, membentuk lapisan plastron. "Kelompok besar semut api yang saling berpegangan itu memiliki kemampuan antiair yang lebih tinggi, sehingga seluruh anggota kelompok dapat mengambang sekaligus mencegah air memasuki rakit," kata Mlot salah satu ilmuwan.


" Dengan rakit seperti itu, mereka dapat menampung puluhan ribu bahkan ratusan ribu semut dengan korban jiwa nol " Tambah Mlot.


Yuk kita pahami bagaimana proses semut ini membuat rakit dari diri mereka sendiri :


1. Ketika ada hujan, semut biasanya keluar dan jumlah mereka banyak sekali.


2. mereka berdekatan satu sama lain .


3. Ketika air sudah cukup tinggi, tubuh mereka terapung juga, kaki semut tersebut memiliki kemampuan berjalan di air .


4. Awalnya rakit tersebut masih kecil , namun mereka menyebar dan rakit mereka semakin membesar.


5. Mereka akan dalam posisi seperti tersebut hingga air mulai surut atau mengering.

sumber : dailymail

Sabtu, 16 April 2011

Semut berinteraksi sosial seperti di Facebook


Sekelompok peneliti dari Stanford University berkesimpulan bahwa cara semut bersosialisasi dengan rekan-rekannya mirip dengan orang bersosialisasi melalui jejaring sosial Facebook.


Saat tim yang dikepalai oleh Noa Pinter-Wollman meneliti interaksi antara semut merah (Pogonomyrmex barbatus) yang berada di daerah gurun Amerika Barat Daya, para peneliti menemukan cara berkomunikasi yang unik antara sesama mereka.



Seperti dilansir dari situs Physorg, setiap semut menggunakan sistem sinyal kimiawi untuk berkomunikasi. Molekul-molekul kimia itu dikeluarkan melalui exoskeleton (bagian tubuh keras terluar) mereka dan ditransfer kepada semut-semut sesama koloni, ketika antena mereka menyentuh atau menggosok satu sama lain.


Dengan cara ini, mereka bisa saling berkomunikasi untuk mengetahui dari mana semut-semut itu sebelum bertemu, apa ada sumber makanan yang mereka temukan, atau bahkan adakah predator yang mengancam wilayah itu.


Peneliti membuat sebuah kamar kecil untuk mengukur berapa kali pertukaran informasi mereka lakukan, setiap kali bertemu, atau bagaimana semut yang berlainan koloni berkomunikasi.


Dari rekaman video tersebut, tim riset menggunakan program komputer yang dapat mengenali semut-semut yang diobservasi dan mampu menghitung berapa kali mereka berinteraksi satu sama lain. Penelitian ini merekam sebanyak 4.628 interaksi semut.


Rata-rata, setiap semut melakukan sekitar 40 kali interaksi. Bahkan, sekitar 10 persen dari semut yang diteliti bisa melakukan lebih dari 100 kali kontak dengan semut lain. Riset tersebut juga mengamati alasan-alasan yang membuat semut ini memiliki kecenderungan lebih, dalam kerja sama dan sosialisasi dengan semut lain.


Para peneliti juga membandingkan jenis hubungan sosial yang mereka jalin dengan sistem pertemanan di jejaring sosial Facebook. Ternyata memang terdapat beberapa persamaan. Hasil riset yang telah muncul di Journal of the Royal Society Interface itu, menemukan bahwa tidak semua semut tersebut aktif dalam hubungan sosial mereka.


Seperti halnya karakter-karakter orang di Facebook, ternyata ada beberapa semut yang hanya berkomunikasi dengan beberapa kenalan di jaringan yang lebih kecil. Namun, ada pula semut yang memiliki jaringan yang lebih besar dan berkomunikasi dengan lingkaran yang lebih besar.

sumber : Vivanews

Rabu, 13 April 2011

Foto semut

http://img251.imageshack.us/img251/4298/article00b9035a60000057.jpg 

Semut pekerja keras ini tampak sedang mengangkat bagian bunga yang ukurannya lebih besar dari dia. Serangga dengan ukuran kurang lebih 1 cm ini difoto oleh fotografer Andyan Lutfi dibawah pohon mangga dekat rumahnya.

Semut merah mengumpulkan bahan bahan untuk membuat rumahnya dan antri dengan pekerja lain. Di foto ini kita tampak ada tetesan air yang membuat semut lebih mengangkat bunga tersebut ,mungkin agar air tersebut dapat ia minum atau membasahi tubuhnya .

Andiyan adalah seorang warga negara Indonesia yang tinggal di daerah Cibinong Jawa Barat yang suka memotret prilaku semut semut dan serangga lain.



sumber : dailymail

Senin, 14 Maret 2011

Jamur yang membuat semut menjadi ZOMBIE !


Peneliti temukan empat spesies jamur baru yang bisa mengubah semut menjadi zombie di Amazon. Penelitian yang terbit di jurnal PLoS One itu menunjukkan kalau jamur Ophiocordyceps unliateralis bersifat parasit dan dapat hidup di empat spesies semut (Camponotini sp.) di daerah Zona da Mata, Brazil.

http://img340.imageshack.us/img340/8063/camponotibalzanijpg0818.jpg

Semut terinfeksi ketika mereka bersentuhan dengan spora yang dilepaskan jamur. Dalam waktu seminggu, semut akan berubah menjadi seperti zombie. "Tingkah laku semut berubah. Mereka menggantung di daun dengan menggigit bagian bawah dedaunan belukar," jelas Profesor David Hughes dari University of Pennsylvania yang juga pemimpin peneliti.

Hughes juga menjelaskan jamur akan tumbuh di kepala semut menjadi seperti antena dan melepaskan sporanya ke udara. Spora itu jatuh ke tanah atau terbawa hujan sehingga dapat bersentuhan dengan semut lain.


http://img836.imageshack.us/img836/3199/camponotirufipedis.jpg

Temuan jamur yang membuat semut jadi zombie ini bukan pertama kali. Pada tahun 2009, Hughes menemukan semut zombie di Indonesia. Semut-semut zombie tersebut tergantung pada daun setinggi 25 cm di atas tanah pada lingkungan dengan kelembapan 95 persen--kondisi yang sempurna bagi jamur untuk tumbuh.

Pada spesies-spesies yang ditemukan di Amazon, Hughes menemui perbedaan ukuran dan bentuk. Dua spesies jamur punya spora kedua yang membuat mereka punya kesempatan lebih banyak untuk menempel pada semut. Jamur-jamur baru ini, menurut Hughes, hanya berefek pada spesies semut tertentu saja.

Para ilmuwan tidak melihat kesempatan untuk membuat pestisida dari jamur ini. "Penelitian menunjukkan kalau jamur ini hanya menyerang spesies tertentu. Kalau hama semut berasal dari banyak spesies, pestisida tersebut tak ada gunanya," kata Steve Shattcuk dari SCIRO Ecosystem Sciences.

Hughes selanjutnya berencana pelajari jamur penyebab zombie di Kolombia, Guyana, Brazil, Peru, Malaysia, Papua, dan Australia.

http://img40.imageshack.us/img40/3850/zombieantfungi.jpg

sumber : Kompas

Sabtu, 26 Februari 2011

Selama 20 tahun terakhir, semut api menjajah China, Taiwan, Australia, dan Selandia Baru


Amerika Serikat ternyata bukan hanya mengekspor kebudayaannya ke seluruh dunia termasuk Asia. Sebuah riset menemukan, semut api (Solenopsis invicta) yang berkembang di Asia juga berasal dari Amerika Serikat.

Aslinya, semut penggigit ini berasal dari Amerika Selatan. Baru pada tahun 1930-an, semut api merangsek kawasan utara. Dan 20 tahun terakhir, semut api juga sudah menjajah negeri-negeri di Asia-Pasifik seperti China, Taiwan, Australia dan Selandia Baru.

Risetnya tentu bukan mewawancara semutnya karena ini mustahil. Riset dilakukan melalui penelitian genetik yang dilansir sebuah tim di jurnal Science, pada Jumat 25 Februari 2011 ini.

Meski berasal dari Amerika Selatan, namun peneliti memastikan yang berkembang di Asia adalah keturunan semut api yang berkembang belakangan di Amerika Serikat, kata Marina Ascunce, dari Museum Sejarah Alam Florida, Universitas Florida.

"Saya dulu kira, setidaknya salah satu populasi di kawasan yang baru terjangkit berasal dari Amerika Selatan, namun semua data genetik memperlihatkan sumber yang paling mendekati adalah semut api dari kawasan selatan Amerika Serikat."

"Dengan mengetahui dari mana asal mereka, pengendalian biologis tentu bisa lebih fokus," kata Ascunce. "Kami juga dapat meningkatkan pengawasan kawasan sumber atau rute transportasi kunci," katanya.

Data genetika ini didapatkan dari semut-semut yang berasal dari 2.144 koloni yang tersebar di 75 kawasan geografis. Kesimpulan didapatkan dalam serangkaian tes untuk menentukan asal semut api.

Transportasi memang menjadi jawaban dari fenomena ini. Larry Gilbert, Direktur Laboratorium Lapangan Brackenridge, Universitas Texas, menyatakan, beberapa serangga penjajah ini dibawa ke Amerika Serikat melalui perdagangan.

http://img684.imageshack.us/img684/8462/28518512.jpg

"Jadi, sangat ironis ketika satu dari serangga yang terbawa ke Amerika Serikat lalu menjadi pelabuhan untuk mereka keluar ke seluruh dunia," kata Gilbert mengomentari hasil penelitian, kepada Associated Press.

Para ilmuwan memperkirakan semut api masuk Amerika Serikat melalui kapal kargo di Alabama. Dan sekarang, Amerika membelanjakan US$6 miliar per tahun untuk memerangi serangga, kerusakan pertanian dan biaya pengobatan.


sumber : vivanews

Senin, 29 November 2010

Foto semut menetas dari telur

Semut memang makhluk yang sangat luar biasa . Semuanya mampu mereka kerjakan secara kerjasama , dari kehidupan kerajaan hingga menetaskan telur kawanannya !! Bunuh diri juga bisa loh !

Yaudah, Yuk mari kita intip bersama gimana proses semut menetas dari telurnya .

Pertama tama mereka memotong kulit telur itu dahulu

http://img202.imageshack.us/img202/8633/15ecs4iu.jpg

Sudah sedikit terbuka

http://img444.imageshack.us/img444/1273/u018rvmr.jpg

Sudah terbuka sebagian, mereka terus membuka kulit telur tersebut

http://img831.imageshack.us/img831/9536/ta3raxrv.jpg

Dari pada mereka capek membuka hingga kebawah, mereka menarik kawannya keluar

http://img339.imageshack.us/img339/636/xgfjl0h9.jpg

Tidak semua semut yang baru lahir bisa berjalan sendiri, maka mereka meluruskan antena dan kaki kawannya dengan menjilat

http://img576.imageshack.us/img576/5522/50nenhzv.jpg

Akhirnya semua kaki diluruskan. Dia duduk diam beberapa menit, mungkin terbiasa dengan sensasi baru.

http://img525.imageshack.us/img525/4069/hjfg6luk.jpg

Dan, lihatlah, ia pergi! semut baru lahir tidak mampu berjalan, mereka terhuyung- huyung, terjerat pada kaki dan terus jatuh, seperti . tapi setelah beberapa jam baru akan mampu mengontrol kakinya dengan baik.

http://img137.imageshack.us/img137/3907/hdnhgunt.jpg

:)


sumber : kaskus